LAPORAN PPLK 2012 STAI LA TANSA MASHIRO DI MA NURUL FALAH BOJONG PANDAN SERANG BANTEN


LAPORAN

PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN KEPENDIDIKAN (PPLK)

DI MADRASAH ALIYAH NURUL FALAH BOJONG PANDAN

SERANG – BANTEN

 

Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Persyaratan Penyelesaian

Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK)

 

( logo STAI La Tansa Mashiro )

 

Disusun Oleh : KELOMPOK 4

 


1.      Al – Hudri
2.      Evi Alfiyah
3.      Yuliati
4.      Uswatun Hasanah
5.      Ari Syaeful M.
6.      Ahmad Rukman
7.    Iin Liswati
8.    Sri Mulyanah
9.    Sutarsih

10.Susilawati

11. Enjen

 


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)

LA TANSA MASHIRO

TAHUN AKADEMIK 2012/2013

 

 

 

 

LEMBAR PENGESAHAN

PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN KEPENDIDIKAN (PPLK)

DI MA NURUL FALAH

SERANG – BANTEN

 

Disetujui :

 

Dosen Pembimbing

 

 

Drs. SAMUDI, SE., M.M., M.Pd.I

 

 

Diketahui

 

 Ketua                                                                                Kepala Madrasah

Prodi PAI                                                                              MA NURUL FALAH

        

Drs. H. SULAEMAN EFENDI, M.Pd.I                                      GAOSUL ALAM, S.Ag

 

 

KATA PENGANTAR

 

Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Illahi Robbi, Shalawat beserta salam semoga selalu dilimpahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW.

Alhamdulilah, dengan pertolongan Allah lah saya dapat menyelesaikan Laporan Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK), dimana PPLK ini merupakan salah satu bentuk kegiatan Akademik yang bersifat intrakulikuler yang mencakup orientasi, microteaching, observasi, latihan mengajar, dan lain-lain.

Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan ini bertujuan untuk menjadikan mahasiswa-mahasiswa STAI La Tansa Mashiro menjadi tenaga pendidik, manager, dan administrator pendidikann yang mampu melaksanakan tugasnya dengan  baik, efektif, efisien, dan profesional. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut yaitu dengan melakukan pelatihan lapangan dengan harapan semakin memperkaya serta memperluas pengetahuan dan pengalaman.

Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan terdiri dari berbagai macam kegiatan yang sangat berarti dalam program peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan mutu guru.

Salah satu dari upaya itu guru harus meningkatkan kesempatan belajar dan meningkatkan mutu pembelajaran.

Kegiatan praktek ini tidak terlepas dari pengarahan lembaga dan bimbingan dosen serta lembaga terkait, dengan praktek mahasiswa dalam hal ini yaitu lembaga sekolah, berdasarkan pada tujuan dan sistem pelaksanaan tersebut, maka mahasiswa praktik berkewajiban untuk memberikan laporan tentang “Program Pengalaman Lapangan Kependidikan” selama kegiatan itu berlangsung.

Saya sadar sepenuhnya bahwa laporan ini banyak terdapat kekurangan dan kekhilafan, akan tetapi kami berharap mudah-mudahan laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca atau peserta kegiatan praktek berikutnya.

Saya pribadi banyak mengucapkan terima kasihkepada semua pihak yang terlibat dan terkait demi suksesnya Program Pengalaman Lapangan Kependidikan ini saya ucapkan Alhamdulilahi Robbil Alamin.

Bojong Pandan,          November 2012

Penyusun

 
 

DAFTAR ISI

Halaman Judul………………………………………………………………………………………

Halaman Pengesahan……………………………………………………………………………..

Kata Pengantar …………………………………………………………………………………….  

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………..

BAB   I   PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang…………………………………………………………………………….
  2. Landasan Kegiatan ……………………………………………………………………….  
  3. Tujuan Kegiatan ………………………………………………………………………….  
  4. Urgensi Praktik Pengalaman Lapangan……………………………………………..

BAB II   ORIENTASI PEMBEKALAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN

  1. Observasi Lapangan ……………………………………………………………………..  
  2. Pelatihan Keterampilan Mengajar Dan Tugas-Tugas Keguruan Lainnya Secara Terbimbing ……………………………………………………………………….  
  3. Pelatihan Keterampilan Mengajar Dan Tugas-Tugas Keguruan Lainnya Secara  Mandiri……………………………………………………………………………
  4. Ujian Praktek Mengajar Dan Penyusunan Laporan Akhir………………………

BAB III   OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH

  1. Deskripsi Umum Sekolah (Profil, Sejarah Perkembangan Sekolah, dll)…….
  2. Observasi Pembelajaran Model………………………………………………………..

BAB IV   PELAKSANAAN PRAKTEK PEMBELAJARAN DAN MANAJEMEN   PENDIDIKAN

  1. Praktek Pembelajaran di Kelas…………………………………………………………
  2. Praktek Administrasi dan Manajemen Sekolah……………………………………
  3. Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakulikuler……………………………………………….
  4. Pengelolaan Sumber Belajar……………………………………………………………
  5. Kendala Pelaksanaan PPL………………………………………………………………

BAB V   PENUTUP

  1. Kesimpulan ………………………………………………………………………………..  
  2. Saran  ………………………………………………………………………………………..  

LAMPIRAN-LAMPIRAN …………………………………………………………………….  

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. A.   Latar Belakang

Program Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) adalah suatu bentuk kegiatan akademik yang bersifat intrakulikuler. Dalam pelaksanaannya, PPLK mencakup ; orientasi, mikro teaching, observasi, partisipasi dan kegiatan lain seperti latihan mengajar, ujian serta menyelesaikan tugas-tugas kependidikan yang dilaksanakan secara terarah, terbimbing, dan terpadu untuk memenuhi persyaratan pembentukan tenaga profesional keguruan.

PPLK merupakan perpaduan antara teori dan praktek sebagai titik puncak penguasaan mahasiswa terhadap komponen kurikulum program Strata Satu (S1) Jurusan Tarbiyah.

  1. B.   Landasan Kegiatan

          PPLK sebagai bagian kegiatan intrakulikuler secara integral dari keseluruhan kurikulum program S1 merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa program Jurusan Tarbiyah.

          Program Praktek Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dilaksanakan dalam bentuk pengaplikasian teori kependidikan yang diperoleh langsung semua mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan, orientasi, micro teaching, observasi, latihan mengajar dan ujian.

  1. C.   Tujuan Kegiatan

          Tujuan PPLK Mahasiswa program S1 Jurusan Tarbiyah STAI La Tansa Mashiro, Rangkasbitung adalah sebagai berikut :

  1. Agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman serta penghayatan dari berbagai kegiatan pendidikan.
  2. Membekali mahasiswa dengan kemampuan profesional di bidang kependidikan sehingga mampu memadukan teori dan praktek dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran.
  1. D.   Urgensi Praktik Pengalaman Lapangan

Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa program S1 dengan tujuan untuk menerapkan dan untuk menjajaki kemampuan pengajaran. Selaian itu pentingnya PPLK ini adalah salah satu syarat yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa dalam rangkas menyelesaikan studi dan sebagai tolak ukur persiapan diri dalam melaksanakan pembelajaran dimasa yang akan datang. PPLK ini juga pada dasarnya untuk melatih keterampilan mahasiswa sebagai calon guru profesional.

 

BAB II

ORIENTASI PEMBEKALAN PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)

 

  1. A.   Observasi Lapangan

Kegiatan observasi dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa praktikum mengenal lapangan / sekolah tempat praktek dengan  segala kemajemukan 23`permasalahannya. Dalam observasi ke sekolah tempat latihan ini, mahasiswa dapat melihat, mencatat dan bertanya mengenai hal-hal yang dianggap perlu diketahui. Observasi bukan dimaksudkan untuk menyelidiki, apalagi mencari-cari kesalah dan mempersoalkan kekurangan sekolah tempat praktek.

Observasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa secara berkelompok dibawah koordinator ketua kelompok dengan bimbingan dosen, guru pamong, dan atau kepala sekolah/madrasah. Observasi ditujukan kepada hal-hal berikut ini :

  1. Situasi, kondisi, dan lokasi sekolah
  2. Pengelolaan kelas
  3. Pelaksanaan tugas guru praktikum dan guru pamong
  4. Kurikulum sekolah dan kelas yang akan dijadikan tempat pelatihan
  5. Keadaan siswa
  6. Tata tertib dan peraturan sekolah
  7. Pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan
  8. Pelaksanaan evaluasi pendidikan.

Berikut ini adalah data hasil observasi lapangan yang kami lakukan di MA Nurul Falah, Bojong Pandan :

  1. Situasi, kondisi, dan lokasi sekolah

MA Nurul Falah adalah salah satu Yayasan Pendidikan Islam yang bertempat di Jalan A. Sudirja, Kp. Peujeuh, Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, Serang. Selain Madrasah Aliyah ini, Yayasan Nurul Falah juga memiliki jenjang pendidikan lain seperti :

  1. MDA (Terdaftar)
  2. MTs (Terakreditasi B)
  3. MA (Terakreditasi B)
  4. SMP (Terdaftar)
  5. SMK (Terakreditasi B)

Adapun mengenai data personalia guru Madrasah Aliyah Nurul Falah yaitu dengan jumlah guru 21 orang. Dengan rincian  sebagai berikut :

NO

NAMA GURU

JABATAN

MATA PELAJARAN

 
 
 

1

Gaosul Alam, S.Ag

Kepala Madrasah

 

2

Ahmad Rifai, S.Ag.

 Bidang Kurikulum

Quran Hadis

 

3

Musadad, S.Ag

 Guru Mata Pelajaran

PPKN

 

4

Eva Kuriah, S.Pd.

 Guru Mata Pelajaran

Bahasa Indonesia

 

5

Mamad Rifai, S.Pd

 Guru Mata Pelajaran

Bahasa Inggris

 

6

Dadang, S.Ag

 Guru Mata Pelajaran

Fiqih

 

7

Encep Ubaidillah, S.Ag

 Guru Mata Pelajaran

Aqidah Akhlak

 

8

Yuyun, S.Pd

 Guru Mata Pelajaran

Sejarah

 

9

Pangki Andrianto, SE

 Guru Mata Pelajaran

Ekonomi

 

10

Aa Herdiana, S.Pd.I

 Guru Mata Pelajaran

Sosiologi

 

11

Awin Ridwani, SE

 Guru Mata Pelajaran

Penjaskes

 

12

Jaenudin, S. Kom 

 Guru Mata Pelajaran

TIK

 

13

Sumamah, S.Pd.I.

 Guru Mata Pelajaran

Tata Busana

 

14

Apriani

 Guru Mata Pelajaran

Biologi

 

15

Ade Irma Desellyna, S.Pd.I

 Guru Mata Pelajaran

SKI

 

16

Hediyati, S.Ag.

 Guru Mata Pelajaran

Geografi

 

17

Nurbaeti, S.Pd.I

 Guru Mata Pelajaran

Bahasa Arab

 

18

H. Mustopa

 Guru Mata Pelajaran

Mulok Kaligrafi

 

19

Lina Yulistiana, S.Pd & Arini K.

Guru Mata Pelajaran

Matematika

 

20

Paino, S.Pd.

 Guru Mata Pelajaran

Fisika dan Kimia

 

Berikut data pendidikan terakhir dari pendidik di MA Nurul Falah :

No.

IJAZAH TERTINGGI

GURU TETAP

GURU BANTU/GTT

 
 

1.

S1

3

21

 

2.

D2/D3

 

3.

SMA

 

 

JUMLAH 

3

21

 

Berikut data keadaan Tenaga Administrasi Tata Usaha (Staf TU) di MA Nurul Falah :

No.

IJAZAH TERTINGGI

STAF TU TETAP

STAF TU

TIDAK TETAP

 
 

1.

S1

 –

2

 

2.

D2/D3

 –

1

 

3.

SMA

 –

1

 

 

JUMLAH 

 –

4

 

Selain data guru dan staf  TU diatas, Fasilitas, Sarana dan Prasarana juga merupakan data yang sangat penting bagi dalam laporan ini.

Fasilitas merupakan salah satu dari sekian banyak penunjang untuk terlaksananya kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru dan siswa. Keberhasilan pendidikan di suatu sekolah dipengaruhi oleh sarana dan fasilitas belajar yang ada di sekolah itu sendiri.

Berikut ini hasil observasi dan wawancara mengenai fasilitas dari Madrasah Aliyah Nurul Falah yang kami sampaikan dengan data sebagai berikut :

FASILITAS

DI MA NURUL FALAH

NO

URAIAN

JUMLAH

KONDISI

1

Ruang Kepala Sekolah

1

 Baik

2

Ruang Guru

2

 Baik

3

Ruang Kelas

6

 Baik

4

Ruang laboratorium

1

 Baik

5

Perpustakaan

1

 Baik

6

Ruang Keterampilan

 Baik

7

Ruang UKS

 Baik

8

Ruang WC/Kamar Mandi

3

 Baik

9

Ruang BP/BK

1

 Baik

10

Ruang Koperasi

1

 Baik

11

Ruang TU

1

 Baik

12

Tempat parkir

1

 Baik

13

Lapangan Olah Raga

1

 Baik

14

Mushola

1

 Baik

Data terakhir yang akan kami laporkan adalah Jumlah Rombongan Belajar (Rombel) yang ada di Madrasah Aliyah Nurul Falah Bojong Pandan, yaitu sebagai berikut :

KELAS

ROMBEL

JUMLAH

KELAS X

KELAS A

1

KELAS B

1

KELAS XI

KELAS A

1

KELAS B

1

KELAS XII

KELAS A

1

KELAS B

1

JUMLAH

6

 

 

 

Berikut ini adalah Denah Sekolah MA Nurul Falah, Kp. Peujeuh, Bojong Pandan:

 

(Terlampir)

 

  1. Pengelolaan Kelas

Saat belajar guru tidak hanya dihadapkan pada tantangan untuk menampilkan pembelajaran yang kreatif. Namun juga, tantangan untuk mengendalikan prilaku siswa. Perilaku yang harus dikendalikan adalah perilaku yang membuat gaduh, mencari perhatian dan memuat si pelaku dan seluruh kelas menjadi tidak berkonsentrasi saat menerima pembelajaran. Apabila konsentrasi dapat diciptakan keadaan tersebut dapat menghantarkan pada pengalaman yang optimal, suatu kesadaran yang demikia terfokus sehingga pelakunya  terserap penuh dalam suatu kegiatan. Maka untuk menanggapi permasalahan di atas di butuhkan pengelolaan kelas yang baik.

Pengelolaan kelas adalah adalah salah satu keterampilan yang  harus dimiliki oleh seorang pendidik dalam proses pembelajaran. Keterampilan pengelolaan kelas yang ada di Madrasah Aliyah terdiri dari sebagai berikut :

  1. Mendorong siswa bertanggung jawab terhadap tingkah lakunya
  2. Mendorong siswa untuk memahami tata tertib yang ada dikelas ataupun yang ada disekolah
  3. Memberikan pemahaman bahwa teguran adalah peringatan, bukan kemarahan
  4. Kehangatan dan keantusiasan dalam mengajar yang ada pada seorang pendidik dapat membuat kegiatan pembelajaran lebih efektif, efisien dan menyenangkan.
  1. Pelaksanaan tugas guru praktikum dan guru pamong

Guru praktikum dalam hal ini adalah mahasiswa peserta PPLK harus memahami dan melaksanakan tugas-tugasnya sehubungan dengan latihan mengajar atau PPLK ini. Tugas tersebut dapat dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya :

  1. Sebelum Latihan Mengajar
    1. Mengambil bahan pelajaran pada guru pamong
    2. Membuat persiapan mengajar
    3. Membuat/mempersiapkan media pembelajaran
    4. Mengadakan konsultasi dengan dosen pembimbing dan guru pamong tentang bahan ajar dan persiapan mengajar
    5. Mempersiapkan diri baik fisik maupun mental
    6. Pada waktu latihan mengajar
      1. Telah berada disekolah tempat praktek latihan 15 menit sebelum waktu masuk
      2. Menemui kepala sekolah atau madrasah atau guru pamong sebelum masuk kelas
      3. Melaksanakan tugas sebagaimana layaknya seorang guru, antara lain :
        1. Mengadakan presensi siswa
        2. Menggunakan metode dan prosedur mengajar yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan proses belajar mengajar
        3. Menjaga kesinambungan pelajaran dikelas tempat praktek latihan dengan memperhatikan pelajaran sebelum dan sesudahnya
        4. Sesudah latihan mengajar
          1. Mengadakan konsultasi dengan  guru pamong tentang pelaksanaan latihan mengajar
          2. Mengembalikan semua media pengajaran milik sekolah yang dipinjam
          3. Memberitahu kepala sekolah atau madrasah atau guru pamong bila akan meninggalkan sekolah.

Selain Guru praktikum, guru pamongpun mempunya tugas demi lancarnya kegiatan PPLK ini. Tugas tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Membantu kegiatan mahasiswa disekolah latihan selama observasi
  2. Memilih dan menetapkan bahan pelajaran untuk latihan mengajar serta bahan-bahan yang berkaitan dengan penyelenggaraan administrasi pendidikan kepada mahasiswa
  3. Membimbing, memeriksa, dan menilai persiapan mengajar mahasiswa praktikum serta latihan pengelolaan kependidikan hasil laporan tertulis mahasiswa.
  4. Menilai kegiatan dan penampilan mahasiswa praktikum dalam latihan mengajar dan latihan mengelola administrasi pendidikan serta menyampaikan hasil penilaian tersebut kepada unit panitia praktikum untuk program PPLK
  5. Melayani konsultasi mahasiswa serta menyampaikan pengarahan setelah latihan mengajar atau mengelola administrasi pendidikan sebagai bahan selanjutnya
  6. Memberikan umpan balik kepada jurusan atau unit panitia praktikum berupa usulan perbaikan untuk program kegiatan yang akan datang
  7. Menyerahkan rekapitulasi penilaian.
  1. Kurikulum sekolah dan kelas yang akan dijadikan tempat pelatihan

Kurikulum yang dipakai dalam proses belajar mengajar adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), yang dijadikan sebagai pedoman pelaksanaan proses Kegiatan Belajar Mengajar untuk tercapainya tujuan pendidikan nasional. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional  yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) terutama yang terkait dengan  Standar Isi (SI) dan  Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Dalam pelaksanaan pembelajaran KTSP dikelas, pendidik di MA Nurul Falah melaksanakannya dengan paradigma pembelajaran yang berpusat kepada siswa (student centered). Dengan menggunakan pendekatan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Krteatif, Efektif dan Menyenangkan).

  1. Keadaan Siswa

Adapun data keadaan siswa, adalah sebagai berikut :

No.

TAHUN PELAJARAN

JUMLAH SISWA

JUMLAH

 
 
 

KELAS X

KELAS XI

KELAS XII

 

1.

2012/2013

 71

 74

41 

186

 

 

JUMLAH

 71

 74

41 

186

 

Dengan rincian data pada tahun ini (2012/2013) sebagai berikut :

JENIS KELAMIN

KELAS X

KELAS XI

KELAS XII

JUMLAH TOTAL

KET

 

LAKI-LAKI

 33

30 

27 

 90

 

 

PEREMPUAN

 38

 44

 14

 96

 

JUMLAH

 71

 74

 41

 186

 

  1. Tata Tertib dan Peraturan sekolah

TATA TERTIB

SISWA MA NURUL FALAH BOJONG PANDAN

Kec. Tunjung Teja, Kab. Serang, Prov. Banten

 

  1. KEHADIRAN
    1. Siswa sudah berada disekolah 5 menit sebelum belajar dimulai
    2. Siswa yang datang terlambat tidak diperkenankan masuk kelas melainkan harus melapor terlebih dahulu kepada kepala sekolah/guru piket/security
    3. Siswa wajib mengikuti kegiatan belajar disekolah
    4. Siswa yang berhalangan hadir diharuskan membuat surat keterangan dari orang tua atau wali siswa
    5. Siswa wajib mengikuti upacara kenaikan bendera setiap hari senin dan penurunan bendera setiap hari sabtu dan upacara-upacara hari besar nasional yang diselenggarakan oleh sekolah
    6. Siswa wajib mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler (Muhadoroh dan Pramuka)
  1. KEWAJIBAN SISWA
    1. Taat kepada guru dan kepala sekolah
    2. Ikut bertanggung jawab atas kebersihan, keamanan dan ketertiban kelas dan sekolah pada umumnya
    3. Ikut bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung, halaman, perabotan, dan peralatan sekolah
    4. Menjaga nama baik sekolah, guru, dan pelajar baik didalam maupun diluar sekolah
    5. Menghormati gurud dan saling menghargai antar sesama siswa
    6. Siswa wajib melaksanakan tugas piket sesuai jadwal yang telah ditentukan
    7. Siswa yang membawa kendaraan agar menempatkan ditempat yang telah ditentukan dalam keadaan terkunci
  1. PAKAIAN DAN LAIN-LAIN
    1. Siswa wajib berpakaian seragam lengkap, rapih dan sopan
    2. Siswa wajib memakai almamater / bet sekolah
    3. Rambut dipotong rapih, bersih dan terpelihara
  1. LARANGAN MURID
    1. Siswa dilarang berada diluar kelas saat KBM berlangsung
    2. Siswa dilarang membuat keributan didalam atau diluar sekolah
    3. Siswa dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam kelas
    4. Siswa dilarang merokok didalam dan diluar sekolah
    5. Siswa dilarang membawa HP
    6. Siswa dilarang berkuku panjang dan memakai aksesoris
    7. Siswi dilarang memakai perhiasan yang berlebihan serta berdandan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa
    8. Siswa dilarang berkelahi dan main hakim sendiri
    9. Siswa dilarang mengganggu jalannya pelajaran baik terhadap kelasnya maupun kelas lain
  1. KETENTUAN
    1. BAGI SISWA YANG MELANGGAR AKAN DIBERIKAN TEGURAN DAN SANKSI
    2. JIKA SISWA YANG MELANGGAR DAN TIDAK MENGINDAHKAN PERINGATAN, TEGURAN ATAU SANKSI MAKA AKAN DIKEMBALIKAN KEPADA ORANG TUA SISWA ATAU DIKELUARKAN DARI SEKOLAH
  1. Pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan

Selain proses belajar mengajar yang bersifat intra, di Madrasah Aliyah Nurul Falah inipun ada pendidikan yang sifatnya Bimbingan dan Penyuluhan yang diperuntukan untuk siswa dan siswi Aliyah khususnya. BP ini adalah salah satu bentuk perhatian guru kepada siswa dan siswinya demi untuk menjadikan siswa dan siswi manusia sepenuhnya, yakni manusia yang berakhlakul karimah. Siswa dan siswi yang bermasalah seperti berkelahi di lingkungan sekolah atau di luar lingkungan sekolah, bolos ketika jam belajar, jarang masuk kelas, atau penyimpangan-pengimpangan lainnya yang bersifat buruk maka akan dilakukan Bimbingan dan Penyuluhan oleh guru BP yang telah ditunjuk oleh sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk merubah sikap dan sifat siswa tersebut agar lebih baik lagi, dengan pendekatan kekeluargaan dan kekerabatan ini diharapkan siswa yang bermasalah merubah sifat-sifatnya untuk menjadi lebih baik dan dapat memberikan teladan baik pada teman-teman sekitarnya.

  1. Pelaksanaan Evaluasi Pendidikan

Evaluasi adalah hal terpenting dalam pendidikan, karena evaluasi bertujuan untuk :

  1. Penelusuran proses pembelajaran dengan rencana
  2. Pengecekan kelemahan dalam proses pembelajaran
  3. Pencari penyebab kelemahan dan kesalahan proses pembelajaran
  4. Mengetahui keberhasilan pengajaran yang dilakukan oleh guru
  5. Diagnosis dan usaha perbaikan kesulitan belajar yang dialami oleh siswa
  6. Mengetahui hasil belajar yang dilakukan oleh siswa
  7. Menempatkan siswa dalam kelas atau kelompooknya
  8. Seleksi kenaikan kelas atau kalulusan
  9. Mengetahui pencapaian kurikulum

10. Memberikan penilaian dalam keberhasilan untuk pencapaian tujuan pendidikan secara kelembagaan

Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, Madrasah Aliyah Nurul Falah mempunya beberapa teknik dalam mengevaluasi siswa dan siswinya, nyakni dengan tes yang bersifat Essay, Pilihan ganda, tes objektif ataupun tes yang bersifat lisan. Adapun waktu pelaksanaan tes tersebut ada beberapa waktu, diantaranya sebagai berikut.

  1. Tes Formatif, yang dilaksanakan di setiap akhir KBM misalnya ulangan harian
  2. Tes Sumatif, yang dilaksanakan disetiap akhir program pengajaran pertengahan semester (UTS) atau di setiap akhir program semester (UAS)

Selain dua macam tes diatas masih banyak lagi evaluasi yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah ini, misal Ujian Naional yang diselenggarakan oleh pemerintah atau Tes lainnya yang bersifat selektifitas siswa.

 

  1. B.   Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas Keguruan Lainnya secara terbimbing

Sebelum terjun langsung ke lapangan, seluruh mahasiswa peserta PPLK ini diharuskan melaksanakan beberapa tahapan-tahapan untuk pembekalan PPLK, yakni salah satunya adalah Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) keterampilan dan tugas-tugas keguruann lainnya. Keterampilan-keterampilan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Keterampilan membuat satuan acara pelajaran
  2. Keterampilan membuka pelajaran
  3. Keterampilan apersepsi
  4. Keterampilan teknik bertanya dan menjawab
  5. Penampilan guru dalam memberikan pelajaran
  6. Keterampilan menggunakan media pembelajaran
  7. Penguasaan terhadap bahan ajar
  8. Ketepatan mempergunakan bahasa indonesia yang baik dan benar
  9. Volume dan intonasi suara
  10. Keterampilan mengakhiri pelajaran.
  1. C.   Pelatihan Keterampilan Mengajar dan Tugas-tugas Keguruan Lainnya secara Mandiri

Selain pelatihan keterampilan mengajar dan tugas-tugas keguruan lainnya yang dilaksanakan secara terbimbing, mahasiswapun dituntut untuk dapat melakukan pelatihan keterampilan secara mandiri.

  1. D.   Ujian Praktek Mengajar dan Penyusunan Laporan Akhir

Dalam ujian praktek mengajar yang dinilai ada 2 komponen, yaitu komponen Profesional ( Kompetensi Dasar, Hasil Belajar, Indokator, Langkah-langkah Pembelajaran, Sarana dan Sumber Belajar dan Evaluasi), ; dan komponen Personal Sosial, yang terdiri dari :

  1. Displin dan tanggung jawab
  2. Kepemimpinan dalam menangani tugas dan masalah yang dihadapi
  3. Pergaulan disekolah
  4. Kerjasama dengan rekan mahasiswa, guru pamong, dan dosen pembimbing
  5. Kerapihan dala berpakaian.

Adapun dalam penyusunan kami berpatokan pada Sistematika Laporan PPL yang ada pada buku pedoman 2012, Lampiran VIII halaman 40.

 

 

BAB III

OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH

 

  1. A.   Deskripsi Umum Sekolah (Profil, Sejarah Berdiri dan Perkembangan Sekolah)

PROFIL SEKOLAH

Nama sekolah                             : Madrasah Aliyah Nurul Falah

Alamat Lengkap                         :

–        Kampung                     : Peujeuh

–        Desa                            : Bojong Pandan

–        Kecamatan                  : Tunjung Teja

–        Kabupaten                   : Serang

–        Provinsi                       : Banten

Nomor Statistik Sekolah              : 312280131061

Tahun Pendirian                          : 1992

Bentuk Sekolah                           : Yayasan

Status Sekolah                            : Swasta

Waktu Penyelenggaraan              : Pagi dan Siang

Akreditasi                                   : “B”

Yayasan / Penyelenggara             : Yayasan Pendidikan Islam Nurul Falah

Madrasah Aliyah Nurul Falah Bojong Pandan, Tunjung Teja, Kabupaten Serang adalah suatu lembaga pendidikan formal dibawah naungan Departemen Agama (Depag). Sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan pendidikan tingkat atas. Maka Madrasah Aliyah Nurul Falah dibangun diatas tanah seluas 45000 m² dengan lapangan olahraga adan lapangan upacaranya.

Madrasah Aliyah Nurul Falah ini didirikan berdasarkan Surat Keputuasan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa Barat dengan nomor: Wi/1/008/536/1991 tanggal 27 Juli 1991. Sejak didirikannya Madrasah Aliyah Bojong Pandan , telah mengalami tiga kali pergantian kepala sekolah, yaitu :

–        Tahun 1990 sampai tahun  1992 dipimpin oleh Bapak Drs. H. Ujang Fahri Hidayat

–        Tahun 1992 sampai 2008 dipimpin oleh Bapak Drs. Ahmad Hidayat, M.Si

–        Tahun 2008 sampai sekarang dipimpin oleh Bapak Gaosul Alam, S.Ag.

Dalam hal pembiayaan Madrasah Aliyah Nurul Falah dari swadaya triwulan masyarakat, ditambah dengan iuran BP3 yang uangnya digunakan untuk membayar gaji tenaga pengajar sukarelawan dan untuk sarana prasana pendidikan sekolah tersebut.

 VISI MISI

 MA NURUL FALAH BOJONG PANDAN

Kec. Tunjung Teja, Kab. Serang, Prov. Banten

VISI

Terwujudnya peserta didik yang berkualitas yang berkeimanan dan ketaqwaan hingga tekhnologi disertai dengan kepedulian lingkungan

MISI

    Menyelenggarkan pendidikan dan pengajaran dengan dilandasi keikhlasan dan profesionalisme dalam rangka ibadah kepada Allah SWT.

    Mengembangkan ciri khas islam sebagai identitas Madrasah

    Memenuhi dan mengembangkan Standar Nasional Pendidikan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan bermutu

    Membina dan mengembangkan cipta ras, karsa, dan raga peserta didik  melalui pembelajaran akademis dan nonakademis sebagai kpribadian yang berakhlak mulia

STRUKTUR ORGANISASI

MA NURUL FALAH BOJONG PANDAN

Kec. Tunjung Teja, Kab. Serang, Prov. Banten

 

 

  1. B.   Observasi Pembelajaran Model

          Peningkatan mutu pembelajaran merupakan kunci keberhasilan peningkatan mutu pendidikan. Untuk meningkatkan mutu pembelajaran, mutu pendidik dan tenaga kependidikan adalah kunci utamannya. Untuk ini pendidik harus didorong untuk mampu melakukan inovasi dalam proses pembelajarannya. Untuk meningkatkan mutu pendidikan itu salah satunya dapat dicapai dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat ketika mengajar.

          Model pembelajaran yang diterapkan di MA Nurul falah salah satunya adalah dengan model pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan). PAKEM ini adalah salah satu model pembelajaran yang baru dikembangkan diindonesia pada saat ini.

          Dalam model pembelajaran yang diterapkan di MA Nurul Falah  ini meliputi hal-hal berikut ini :

  1. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka dengan penekanan belajar melalui berbuat.
  2. Guru menggunakan berbagai alat bantu  dan cara membangkitkan semangat, termasuk mengggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan dan cocok bagi siswa.
  3. Guru mengatur kelas dengan membentuk kelompok-kelompok diskusi untuk memecahkan masalah yang terjadi dilingkungan sekolah dan masyarakat.
  4. Guru menerapkan cara belajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajara kelompok.
  5. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah, untuk mengungkapkan gagasannya, dan melibatkan siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya.

 

BAB IV

PELAKSANAAN PRAKTEK PEMBELAJARAN DAN

MANAJEMEN PENDIDIKAN

 

  1. A.   Praktek Pembelajaran di Kelas

          Praktek pembelajaran dikelas dengan menggunakan model pembelajaran PAKEM seperti yang telah dijelaskan diatas sudah tentu sebagai guru tidak boleh menunjukan muka yang masam, apalagi seram. Sebaliknya, tunjukan wajah ceria dan keantusiasan mengajar.

          Di Madrasah Aliyah ini ada beberapa langkah pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh setiap gurunya dan inipun berlaku untuk setiap guru yang ada diindonesia, langkah-langkah itu antara lain :

  1. Salam

“Assalamu alaikum warohmatullahi Wabarakatuh”, itulah upacan yang senantiasa menjadi tradisi di MA Nurul Falah setiap masuk dan keluar kelas, baik guru atau muridnya. Ucapkan salam kepada para siswa yang telah  ada didalam kelas. Etikanya, orang yang berdiri sebaiknya mengucapkan salam kepada yang duduk. Orang yang baru datang  mengucapkan salam kepada yang sudah lebih dahulu datang. Yang muda memberikan salam kepada yang lebih tua. Dengan demikian, dalam konteks ini, pendidik dapat memberikan salam kepada siswanya. Demikian juga peserta didik dibiasakan memberi salam kepada gurunya.

  1. Appersepsi atau pengenalan (set induction)

Mulailah dengan membuka pelajaran dengan appersepsi atau dikenal juga dengan pengenalan (set induction). Langkah ini bisa dengan menggunakan pertanyaan kepada seluruh siswa, atau pertanyaan kepada salah seorang siswa, dengan tujuan untuk menarik perhatian bagi peserta didik. Sebagai contoh, pertanyaan sederhana “siapa yang pagi ini belum  sarapan?”. Pertanyaan ini bisa bersifat umum jika untuk menarik perhatian siswa. Tetapi pertanyaan itu bisa bersifat khusus, misalnya jika pendidik ingin menjadikannya sebagai appersepsi tentang mata pelajaran sains dengan topik kesehatan. Pertanyaan tentang “siapa siswa yang pada hari ini tidak masuk sekolah?” selain digunakan sebagai tahap pengenalan, dapat juga dipakai sebagai presensi siswa. Untuk kepentingan appersepsi yang bertujuan agar siswa dapat menghubungkannya dengan topik yang akan diajarkan, maka pendidik harus membuat pertanyaan yang terkait dengan topik yang akan diajarkan.

  1. Menunjukan tujuan pembelajaran

Untuk proses pembelajaran yang bersifat flashback ataupun deduktif, maka sebaiknya tujuan pembelajaran khusus atau dikenal dengan tujuan instruksional khusus ditunjukan atau diberitahukan kepada peserta didik pada awal materi pelajaran dibeikan. Dapat dikemukakan secara lisan atau lebih baik ditulis dipapan tulis atau lebih baik lagi kalau ditulis di chart yang sudah disiapkan terlebih dahulu.

  1. Kegiatan belajar mengajar dengan topik yang telah ditetapkan bersama

Ada perubahan mendasar dalam proses belajar mengajar di MA Nurul Falah ini sesuai dengan tuntutan kurikulum yang baru, yaitu :

  1. Kegiatan belajar yang lebih berpusat pada peserta didik
  2. Menciptakan kreatifitas
  3. Menciptakan kondisi yang menyenangkan, menantang dan kontekstual
  4. Menyediakan pengalaman yang beragam  dan belajar melalui berbuat.
  1. B.   Praktek Administrasi dan Manajemen Sekolah
    1. Praktek Administrasi

Dalam proses belajar mengajar atau pembelajaran, seorang guru selain mengajar juga dituntut untuk dapat menyelesaikan administrasi kelas. Administrasi tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Absen
  2. Daftar Nilai
  3. Silabus
  4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
  5. Agenda Harian, dan lain-lain.
  1. Absen

Absensi kelas merupakan hal terpenting dalam suatu pembelajaran dikelas, karena dengan adanya absensi kelas seorang guru dapat mengetahui tingkat kehadiran dari murid-muridnya, kedisiplinnan masuk kelas dan dalam appersepsi ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung.

  1. Daftar Nilai

Daftar Nilai merupakan salah satu administrasi kelas yang harus dimiliki oleh seorang guru, karena hasil evaluasi yang dilakukan guru baik itu tes formatif ataupun tes sumatif akan didokumentasikan dalam daftar nilai tersebut dan dapat dijadikan refleksi untuk kedepannya.

  1. Silabus

Silabus adalah rencana pembelajaran untuk satu mata pelajaran tertentu, dengan semua perangkat yang diperlukan untuk melaksanakan proses pembelajaran.

Dalam KTSP, silabus yang harus dikembangkan oleh para guru adalah :

  1. Standar Kompetensi
  2. Kompetensi Dasar
  3. Indikator
  4. Materi Standar
  5. Standar Proses (Kegiatan Pembelajaran)
  6. Standar Penilaian Hasil Pembelajaran
  7. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Lesson Plan sering dianggap sepele oleh sebagian besar pendidik. Dalam penyusunan RPP peru diperhatikan komponen-komponen sebagai berikut :

  1. Standar Kompetensi
  2. Kompetensi Dasar
  3. Indikator
  4. Tujuan Pembelajaran
  5. Materi Pembelajaran
  6. Metode Pembelajaran
  7. Langkah-langkah Pembelajaran, yang meliputi :
    1. Kegiatan awal
    2. Kegiatan inti
    3. Kegiatan akhir
    4. Sumber Belajar
    5. Penilaian
    6. Manajemen Sekolah

Dalam persfektif manajemen, agar kinerja guru dapat selalu ditingkatkan dan mencapai standar tertentu, dibutuhkan suatu menejemen kinerja. Untuk meningkatkan mutu pendidikan agar sesuai standar pendidikan, maka MA Nurul Falah meningkatkan manajemen kinerja guru terumatam berkaitan erat dengan tugas kepala sekolah untuk selalu meningkatkan komunikasi yang berkesinambungan, melalui jaringan kemitraan dengan seluruh guru di madrasahnya. Dalam mengembangkan manajemen kinerja guru, didalamnya harus  dapat membangun harapan yang jelas serta pemahaman tentang fungsi kerja esensial yang diharapkan dari para gru yaitu sebagai berikut :

  1. Seberapa besar kontribusi pekerjaan guru bagi pencapaian tujuan pendidikan disekolah. Melakukan pekerjaan dengan baik.
  2. Bagaimana guru dan kepala sekolah bekerja sama untuk mempertahankan, memperbaiki, maupun mengembangkan kinerja guru yang sudah ada sekarang.
  3. Bagaimana prestasi kerja akan diukur
  4. Mengenali berbagai hambatan kinerja dan berupaya menyingkirkannya.
  5.  Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakulikuler

MA Nurul Falah Bojong pandan menyelenggarakan ekstrakurikuler maupun non ekstrakurikuler sesuai dengan program sekolah, guna membina dan melatih siswa dalam mengembangkan bakat dan kreatifitas siswa serta meningkatkan wawasan berfikir dan keilmuan pada segi-segi pendidikan tertentu. Adapun pelaksanaan kegiatan diluar pelajaran diantaranya sebagai berikut :

  1. Muhadhoroh/Pidato
  2. Latihan Kepramukaan
  3. Latihan Paskibra
  4. Kegiatan Olahraga
  5. Palang Merah Remaja (PMR)
  6. Marawis
  7. Drum band
  8. Gambus
  9. Qasidah
  1. D.   Pengelolaan Sumber Belajar

Sumber belajar adalah rujukan informasi, obyek dan bahan yang digunakan pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan alam dan sosial-ekonomi-budaya dalam masyarakat. Penentuan sumber belajar di MA Nurul Falah dilakukan berdasarkan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator Kompetensi, dan Materi Pokok.

Sebelum kami (peserta PPLK) melakukan praktek mengajar ke kelas, kami dibekali buku sumber belajar sesuai dengan mata pelajaran yang kami pegang. Semua buku sumber belajar tersebut berasal dari perpustakaan yang ada di MA Nurul Falah. Selain itu, kami juga di tuntut untuk mencari buku sumber belajar lain selain dari guru pamong tersebut.

 

  1. E.   Kendala Pelaksanaan PPL

Dalam pelaksanaanya, Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ini tidak terlepas dari kendala atau masalah yang kami alami. Kendala-kendala tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Dalam penyusunan RPP, yang terkadang kami merasa kesulitan untuk menentukan langkah apa yang akan kami pakai dalam pembelajaran dan metode serta media apa yang tepat dengan materi yang kami ajarakan. Hal tersebut kami rasakan selama PPL, yang alhamdulilah dengan bantuan dan bimbingan guru pamong kami dapat meleewati semua itu dengan lancar.
  2. Sumber belajar, seperti buku referensi yang akan kami jadikan bahan untuk materi  pembelajaran tidak sesuai dengan silabus yang kami pegang. Hal itu menuntut kami untuk mencari sumber referensi lain yang tidak ada di perpustakaan MA Nurul Falah Bojong Pandan.
  3. Jarak tempuh, antara rumah kami tinggal (domisili) dengan Madrasah Aliyah Nurul Falah Bojong Pandan yang terbilang lumayan jauh membuat kami untuk tidak tepat waktu (on-time), terkadang terlambat 5-7 menit dari jadwal yang telah ditentukan. Namun hal ini dimaklumi oleh kepala madrasah, guru pamong atau yang lainnya. Hal ini dikarenakan pula penentuan tempat PPL yang tidak sesuai dengan pengajuan mahasiswa yang berakibat pada jarak rumah kami dengan madrasah terbilang jauh.
  4. Jadwal Pelaksanaan PPL dengan kuliah (peserta PPL Reguler), yang terkadang berbenturan dengan jadwal mengajar di MA Nurul Falah. Yang mengharuskan peserta untuk memprioritaskan salah satu  dari keduanya. Dalam hal ini, mahasiswa lebih berprioritas pada pelaksanaan PPL.

 

BAB V

PENUTUP

  1. A.   Kesimpulan

          Dengan selesainya kegiatan PPLK di MA Nurul Falah Bojong Pandan, yang didahului dengan kegiatan observasi guna mengetahui seluruh proses pelaksanaan pendidikan di MA  Nurul Falah Bojong Pandan. Juga untuk mengetahui sarana prasarana yang dimiliki oleh sekolah. hal ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya dalam upaya pengenalan lingkungan sekolah sebagai tempat kami praktek.

          Pelaksanaan praktek ini dapat kami brasaka secara nyata, yaitu bahwa teori yang kami dapatkan pada pembelajaran dikampus dengan kenyataan yang ada dilapangan berbeda, dan kami menemukan hal-hal baru yang tidak kami temukan ditempat kami.

Sebagai akhir laporan ini, kami simpulkan sesuai dengan kenyataan dilapangan sebagai berikut:

ü  PPLK merupakan salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa program S1 dengan tujuan untuk menerapkan dan untuk menjajaki kemampuan pengajaran.

ü  PPLK merupakan perpaduan antara teori dan praktek sebagai titik puncak penguasaan mahasiswa terhadap komponen kurikulum Program Strata 1 jurusan Tarbiyah.

ü  PPLK pada dasarnya untuk melatih keterampilan mahasiswa sebagai calon guru yang profesional.

ü  PPLK dapat menambah pengalaman baik secara teori maupun praktek.

ü  PPLK dapat memperoleh gambaran tentang suatu lembaga pendidikan seperti Madrasah Aliyah Nurul Falah Bojong Pandan.

  1. B.   Saran-saran

          Untuk lebih meningkatkan mutu pelaksanaan PPLK untuk tahun – tahun kedepannya, kami akan menyampaikan beberapa saran dan mudah-mudahan saran ini dapat memberikan masukan kepada semua pihak yang berkepentingan, dalam hal ini untuk pihak Madrasah Aliyah Nurul Falah Bojong Pandan dan pihak Unit Pelaksana Teknis / Panitia PPLK.

  1. Saran untuk MA Nurul Falah Bojong Pandan

Kepada dewan guru di MA Nurul  Falah agar lebih ditingkatkan lagi pembinaan dalam hal kedisiplinan siswa agar siswanya lebih displin lagi dalam segala hal, baik itu kedisiplinan berpakaian, disiplin ketika belajar, dan lain-lain.

  1. Saran untuk Panitia PPLK
    1. Kegiatan perkuliahan di kampus agar lebih ditingkatkan lagi baik itu pembekalan ilmu keguruannya maupun ilmu pendidikan agama islamnya guna meningkatkan mutu dan kualitas mahasiswanya sebelum terjun langsung ke lapangan.
    2. Kepada dosen pembimbing diharapakan untuk sering mengontrol mahasiswa yang dibimbingnya.
    3. Penempatan peserta PPLK untuk kedepannya diharapakan untuk sesuai dengan domisili (tempat tinggal) mahasiswa PPLK tersebut, hal ini agar kegiatan pengajaran lebih efektif dan efisien lagi.

        Sebagai akhir laporan ini, kami menyadari sepenuh hati bahwa penyusunan laporan ini dan dalam praktek pembelajarannya masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami membuka hati untuk menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun.

        Kami berharap mudah-mudahan laporan ini dapat bermanfaat khususnya bagi kami dan umumnya bagi pembaca sekalian. Juga kami ucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak yang terkait dalam program Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dan penyusunan Laporan PPLK ini, dan mudah-mudahan akan mendapat balasan pahala dari Allah SWT., amin

Lampiran : Identitas Peserta PPLK 

 

IDENTITAS PESERTA PPLK

Di MA Nurul Falah Bojong Pandan

TAHUN AKADEMIK 2012/2013

KELOMPOK 4

 

  1. Nama                      : AL-HUDRI

NIM                                 : 09.12.798

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 25 MARET 1991

Jabatan                             : KETUA

Alamat                             : Jln. R. Denda Kusuma, RT/RW 03/03

Kp. Peujeuh, Desa Cibadak, Kec. Cibadak, Kab. Lebak, Prov. Banten.

  1. Nama                       : EVI ALFIYAH

NIM                                 : 09.13.015

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 27 NOVEMBER 1990

Jabatan                             : WAKIL KETUA

Alamat                             : Kp. Pining, RT/RW 03/01, Desa Bojong Cae,

                                        Kec. Cibadak, Kab. Lebak, Prov. Banten

  1. Nama                      : YULIATI

NIM                                 :  09.12.922

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 11 JULI 1990

Jabatan                             : SEKRETARIS

Alamat                             : Kp. Cibuah Kidul, RT/RW 06/02, Desa Cibuah, Kec. Warunggunung, Kab. Lebak, Prov. Banten.

  1. Nama                      : USWATUN HASANAH

NIM                                 : 09.12.822

Tempat/Tgl. Lahir             : SERANG, 15 DESEMBER 1990

Jabatan                             : BENDAHARA

Alamat                             : Kp. Kadugenep Kidul, Desa Kadugenep, Kec. Petir

                                        Kab. Serang, Prov. Banten

  1. Nama                      : AHMAD RUKMAN

NIM                                 : 09.13.019

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 09 JULI 1990

Jabatan                             : ANGGOTA

Alamat                             : Kp. Babakan Karet, RT/RW 04/01

Desa Ciakar, Kec. Gunung Kencana, Kab. Lebak, Prov. Banten

  1. Nama                      : SUTARSIH

NIM                                 : 09.12.840

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 02 MARET 1990

Jabatan                             : ANGGOTA

Alamat                             : Kp. Cikeuyeup, Desa Cimarga, Kab. Lebak

                                        Prov. Banten

  1. Nama                     : SUSILAWATI

NIM                                 : 09.12.833

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 17 JULI 1990

Jabatan                             : ANGGOTA

Alamat                             : Kp. Cisono, Desa Sukarendah, Kec. Warunggunung

                                        Kab. Lebak, Prov. Banten

  1. Nama                      : ARI SYAEFUL MUHAMAD

NIM                                 : 09.12.903

Tempat/Tgl. Lahir             : CIANJUR, 15 JUNI 1970

Jabatan                             : ANGGOTA

Alamat                             : Perumahan Jayanti, Residence, Blok C-8,

                                        Jayanti, Kab. Tangerang, Prov. Banten

  1. Nama                     : IIN LISWATI

NIM                                 : 09.12.941

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 17 AGUSTUS 1991

Jabatan                             : ANGGOTA

Alamat                             : Kp. Bojong, Desa Bojong Cae

                                        Kec. Cibadak, Kab. Lebak, Prov. Banten

10. Nama                         : SRI MULYANAH

NIM                                 : 09.12.758

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 25 JULI 1990

Jabatan                             : ANGGOTA

Alamat                             : Kp. Kaduagung Timur, RT/RW 07/04

                                        Kec. Cibadak, Kab. Lebak, Prov. Banten

11. Nama                        : ENJEN

NIM                                 : 09.12.778

Tempat/Tgl. Lahir             : LEBAK, 07 FEBRUARI 1983

Jabatan                             : ANGGOTA

Alamat                             : Kp. Kadu Peucang, Desa Sukasari, Kec. Cipanas,

Kab. Lebak, Prov. Banten

Lampiran : FOTO-FOTO KEGIATAN PPLK (Terlampir)

Foto 1. Kegiatan Upacara Bendera MA dan MTs Nurul Falah Bojong Pandan

Foto 2. Persiapan Shalat Dzuhur Berjamaah di Mushola Yayasan Nurul Falah

Foto 3. Sambutan Bapak Rubama, SE (Wakil Ketua DPRD Lebak) dalam acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 4. Foto Bersama Bapak Rubama, SE, Guru Pamong dan Peserta PPLK MA serta MTs dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 5. Pawai Ta’aruf dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 6. Peserta Lomba kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H siswa siswi MA, SMK, MTs dan SMP Nurul Falah Bojong Pandan

Foto 7. Siswi kelas X MA Nurul Falah Bojong Pandan

Foto 8. Perlombaan MTQ dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 9. Perlombaan Ceramah/Pidato dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 10. Perlombaan Gambusan dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 11. Perlombaan Kaligrafi  dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 12. Praktek  Kegiatan Belajar Mengajar di kelas (Guru Praktikum Uswatun Hasanah)

Foto 13. Praktek  Kegiatan Belajar Mengajar di kelas (Guru Praktikum Al-Hudri)

Foto 14. Praktek  Kegiatan Belajar Mengajar di kelas (Guru Praktikum Sutarsih)

Foto 15. Praktek  Kegiatan Belajar Mengajar di kelas (Guru Praktikum Iin Liswati)

Foto 16. Praktek  Kegiatan Belajar Mengajar di kelas (Guru Praktikum Ahmad Rukman)

Foto 17. Praktek  Kegiatan Belajar Mengajar di kelas (Guru Praktikum Yuliati)

Foto 18. Praktek  Kegiatan Belajar Mengajar di kelas (Guru Praktikum Ari Syaeful)

Foto 19. Pemberian Hadiah dan Piagam Penghargaan untuk pemenang perlombaan dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 H

Foto 20. Berfoto bersama guru Pamong dan Pemberian Cindera Mata untuk guru pamong

 

 

SELESAI ! Semoga Laporan ini bermanfaat untuk pembaca pada umumnya dan untuk mahasiswa STAI La Tansa Mashiro pada khususnya,

Posting By :AL-HUDRI 0912798

Facebook ; Al Hudri Albantani

Twitter      ; @alhudrialbanten

Blog         ; https://alhudristai.wordpress.com/

Iklan

About Al Hudri, S.Pd.I

I'm a Teacher

Posted on 13 Februari 2013, in Perguruan Tinggi La Tansa Mashiro Rangkasbitung. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Silakan Berkomentar dengan Facebook/Twitter/Wordpress/Google+

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: