TIK TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN


Gambar(Majalah Klik Banten edisi Februari 2014, Vol. 22)

Rangkasbitung (06/02/2014) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Melalui program ini, sekolah sasaran mendapatkan satu paket yang terdiri dari 22 set peralatan TIK.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini, belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan dalam dunia pendidikan. Berbagai kendala masih menghambat perkembangan dunia pendidikan. Terutama, menyangkut kurangnya pemahaman masyarakat khususnya stakeholder pendidikan terhadap manfaat dalam mengoptimalkan teknologi untuk meningkatkan mutu atau taraf pendidikan di Indonesia.

Pentingnya pemahaman akan peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satunya yaitu melalui program pemerataan pendidikan. Sehingga informasi mengenai teknologi untuk dunia pendidikan dapat menjangkau lapisan masyarakat luas. Selain itu, program peningkatan mutu pendidikan juga dapat dilakukan sebagai upaya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Upaya peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam bidang TIK di sekolah yang dilakukan oleh setiap aparatur dan stakeholder pendidikan belumlah cukup memadai sampai saat ini. Sistem manajemen pendidikan yang baik mengharuskan dilakukan pencatatan atas kinerja sistem dan dilakukannya proses pengukuran dan pemantauan atas proses belajar mengajar. Pada saatnya hasil pengukuran dan pemantauan harus dianalisis dan ditindaklanjuti.

Dikatakan Hudaya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Banten, maksud dari pelaksanaan Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran berbasis TIK sebanyak 6 (enam) sekolah binaan Balai Tekkom sebagai pokja/gugus di daerah yang relatif jauh dari jangkauan koneksi internet dan fasilitas teknologi informasi.

“Sedangkan tujuan dilaksanakannya kegiatan Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis TIK untuk menyebarluaskan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran,” jelasnya.

Ruang lingkup kegiatan meliputi: koordinasi pelaksanaan kegiatan Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis TIK yang dilaksanakan oleh Balai Tekkom Dinas Pendidikan Provinsi Banten kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota; konsultasi pelaksanaan kegiatan Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis TIK ke instansi terkait yang terdiri dari Bappeda, Biro Adpem, DPKAD dan Inspektorat Provinsi Banten; dan Verifikasi dan Visitasi terhadap Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis TIK bagi sekolah penerima bantuan dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK.

“Sedangkan peserta yang terlibat dalam kegiatan Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis TIK sebanyak 1 (satu) paket terdiri dari 22 set peralatan TIK untuk diberikan kepada sekolah sebagai gugus/ pokja dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK yang berada di kabupaten/kota se Provinsi Banten,” jelasnya.

Tim teknis kegiatan pengadaan fasilitas media pembelajaran berbasis TIK dalam pelaksanaannya terdiri dari tiga orang yang yang berasal dari Pustekkom Kemendikbud RI, Perguruan Tinggi, dan Asosiasi Guru TIK yang masing-masing satu orang.

“Adapun hasil yang dapat diperoleh dari pelaksanaan kegiatan Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis TIK adalah terpenuhinya pengadaan fasilitas pengembangan sekolah rintisan berbasis TIK sebanyak 1 (satu) paket terdiri dari 22 set peralatan TIK. Sedangkan anggaran biaya pelaksanaan kegiatan Pengadaan Fasilitas Media Pembelajaran Berbasis TIK dibebankan pada APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2013,” ungkapnya.

Sekedar untuk diketahui sasaran hibah tahun anggaran (TA) murni 2013 untuk kegiatan piloting project sekolah berbasis ICT ada 6 sekolah sedangkan dari anggaran perubahan 2013 sebanyak 15 sekolah, salah satunya adalah SD Islam Insan Karima Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

SD Islam Insan Karima

SD Islam Insan Karima merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Kun Karima yang beralamat di jl. Soekarno-Hatta (By Pass) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Sekolah ini menggunakan kurikulum perpaduan antara kurikulum Kemendiknas dan kurikulum khas SD Islam Insan Karima yang diadopsi dari kurikulum Kementerian Agama RI dan pondok pesantren modern.

Dikatakan Taufik Hidayat S.Pd.I Kepala SD Islam Insan Karima, bahwa kurikulum unggulan khas sekolah ini di antaranya yaitu Tahfizh Qur’an (Hafalan Qur’an), Syirah Nabawiyah, Praktikum Shalat, Bahasa Arab dan Inggris, Jarimatika, dan Multimedia.

“Sedangkan Target yang ingin dicapai, yaitu terbentuknya insan kreatif, mandiri, berkarakter dengan keluhuran akhlak. Mampu menghapal 1 sampai 3 Jus Al-Qur’an. Mampu membaca lancar dalam 2 bulan bagi kelas 1. Memiliki keberanian dalam percakapan bahasa Arab dan Inggris. Mampu membiasakan diri shalat 5 waktu dan sunah dengan baik dan benar dan yang terakhir yaitu memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup,” jelas Taufik.

Diungkapkan, sebagai sekolah yang berbasis ICT, SD Islam Insan Karima dalam pembelajarannya tentu menggunakan sarana yang mendukung progran tersebut. Di antaranya dengan sarana laboratorium komputer dan perangkat lainnya seperti Interaktif White Board (IWB). Untuk tahun 2013 ini Alhamdulillah SD Islam Insan Karima mendapatkan bantuan IWB dari Balai Tekkom Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

“Dengan adanya bantuan IWB ini, tentu sangat bermanfaat bagi sekolah kami, karena selain dapat mempermudah kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, juga dapat lebih meningkatkan lagi kualitas pendidikan, terutama prestasi siswa. Ini bisa dimengerti karena dengan adanya IWB ini, para siswa dapat dengan mudah menyerap pelajaran yang disampaikan para guru. Demikian juga para guru dapat meng-Up load dan Men-down load materi yang akan diberikan kepada para siswa,” paparnya.

SD Islam Insan Karima adalah salah satu sekolah yang mempunyai fasilatas yang lengkap dan modern di Rangkasbitung Kabupaten Lebak. fasilitas itu di antaranya adalah gedung kelas dan gedung kantor yang representatif, aula full AC, taman bermain, mobil antar jemput, lab komputer, kolam renang, ground out bond, perpustakaan, lapangan dan taman sekolah dan fasilitas lainnya. Sedangkan kegiatan ekstrakuler yang rutin dan sudah menjadi program sekolah diantaranya adalah pramuka, futsal, renang, pencak silat, marching band, marawis, english club, outbond, tapak suci dan kesenian angklung.

“Ke depan kami berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan kembali, baik berupa IWB maupun perangkat ICT. Mengapa demikian? Karena dengan sarana multimedia yang lengkap dan modern tentu dapat mempermudah anak dan para guru dalam proses kegiatan belajar mengajar, tentunya ini berkorelasi langsung dengan semakin meningkatnya kualitas pendidikan dan prestasi siswa,” harap Taufik.

Ditambahkan Al Hudri, S.Pd.I staf dan pengajar ICT SD Islam Insan Karima, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan atau berbasis ICT atau IWB sangat membantu dan mempermudah, baik itu buat para siswa maupun para guru. Bila dikaitkan atau diimplementasikan dengan Kurikulum 2013 sangat cocok. Dimana siswa dituntut berperan aktif dan kreatif. Sedangkan para guru mengarahkan dan memberikan materi yang bisa di down load dari internet.

“KBM dengan menggunakan IWB sangatlah menarik karena IWB bisa menampilkan gambar, slide dan guru pun tidak susah dalam mencari materi karena tinggal membuka internet. Apalagi sekarang ini sudah ada komunitas pengguna IWB sedunia. Di situ kita bisa share dan men-down load dari web komunitas tersebut,” tandasnya. (trust)

Sumber : http://klikbanten.com/?p=365

By Admin di Kun Karima Foundation.

Iklan

About Al Hudri, S.Pd.I

I'm a Teacher

Posted on 6 Februari 2014, in Pendidikan Islam. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Silakan Berkomentar dengan Facebook/Twitter/Wordpress/Google+

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: